untuk beberapa saat...waktu terhenti
mendendangkan ribuan godam menghujam ulu hatiku
untuk beberapa saat...waktu terhenti
mencabut segala rasa di hati
membuat rasaku mati...sendiri...
untuk beberapa saat....waktu terhenti
menderaskan tangis kepedihan, dan mengeringkannya kembali hingga kerontang
seperti kemarau panjang tak berkesudahan
untuk kemudian...aku harus kuat
ketangguhan dalam arti yang sebenarnya
tak lagi ada kepura-puraan yang menyesatkan
menyakiti hati setiap nafas yang berhembus di dekatku
meski untuk berkali-kali rasa yang kupunya dihidupkan
dan ditenggelamkan kembali oleh jiwa yang merana
untuk beberapa saat dalam hidupku
luka meluka begitu sempurna
Selasa, November 08, 2011
Jumat, November 04, 2011
aku seorang diri
mendekam dalam sunyi
tlah kubawa segala pedih hati
cintaku tlah pergi
meninggalkanku sendirian dalam duri
aku kini tak lagi punya hati
yang utuh untuk kubagi bersama yang tlah pergi
hatiku hancur berkeping-keping
hidupku kini tiada berarti
sungguh rasanya luluh lantak
hingga tak lagi kurasakan ujung jari
yang bersayatkan luka hati
segalanya memudar
tak lagi berpendar
mendekam dalam sunyi
tlah kubawa segala pedih hati
cintaku tlah pergi
meninggalkanku sendirian dalam duri
aku kini tak lagi punya hati
yang utuh untuk kubagi bersama yang tlah pergi
hatiku hancur berkeping-keping
hidupku kini tiada berarti
sungguh rasanya luluh lantak
hingga tak lagi kurasakan ujung jari
yang bersayatkan luka hati
segalanya memudar
tak lagi berpendar
Langganan:
Postingan (Atom)