andai saja aku mampu mengulang waktu
aku tak akan memperburuk diriku yang sudah hina di matanya
takkan ada hati yang hancur menjadi serpihan debu
takkan ada menuai keluluhlantakkan
takkan ada menanam peri tak terkira
angin kering kerontang menyelimuti raga yang dihunjam parang
akulah parang itu, akulah angin itu
sang pendosa yang ingin sempurna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar